UIN Bukittinggi Matangkan Arah Pengelolaan Jurnal 2026 Melalui Rapat Konsolidasi

#

UIN Bukittinggi Matangkan Arah Pengelolaan Jurnal 2026 Melalui Rapat Konsolidasi

Bukittinggi — Di tengah tantangan pengelolaan jurnal ilmiah yang kian kompleks, Rumah Jurnal UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menunjukkan optimisme dan konsistensi. Hal itu tercermin dalam Rapat Pengelola Jurnal Tahun 2026 yang digelar di Aula SC Gedung S UIN Bukittinggi, Senin (19/1/2026), sebagai titik awal penguatan arah perjurnalan kampus di tahun mendatang.

Rapat yang dihadiri Wakil Rektor I UIN Bukittinggi, Ketua Rumah Jurnal, serta seluruh editor dan pengelola jurnal ini menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi. Di forum tersebut, capaian jurnal sepanjang tahun sebelumnya dievaluasi, sekaligus dirumuskan strategi agar jurnal-jurnal UIN Bukittinggi terus bertumbuh secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja kolektif para pengelola jurnal. Ia menyoroti realitas dunia perjurnalan nasional yang tidak selalu berjalan mulus. Banyak jurnal di perguruan tinggi lain mengalami stagnasi, bahkan berhenti terbit. Namun, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan yang terjadi di UIN Bukittinggi.

“Di saat banyak jurnal di kampus lain tidak stabil, jurnal-jurnal di UIN Bukittinggi justru menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Ini bukan sesuatu yang datang begitu saja, melainkan hasil dari komitmen, konsistensi, dan kerja serius para editor dan pengelola,” ungkapnya.

Ketua Rumah Jurnal UIN Bukittinggi dalam paparannya menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi fase penguatan, bukan sekadar mempertahankan capaian. Ia memaparkan berbagai tips dan trik pengelolaan jurnal, mulai dari disiplin proses editorial melalui Open Journal Systems (OJS), ketepatan waktu publikasi, hingga pentingnya menjaga kualitas naskah artikel sebagai jantung utama jurnal ilmiah.

Menurutnya, kekuatan jurnal tidak hanya terletak pada sistem dan manajemen, tetapi juga pada soliditas tim editorial serta kesamaan visi dalam menjaga mutu akademik.

Sebagai penanda kebersamaan dan semangat baru, Rumah Jurnal UIN Bukittinggi juga membagikan jas kasual kepada seluruh pengelola jurnal. Atribut tersebut dimaknai bukan sekadar simbol, melainkan representasi kekompakan, persamaan persepsi, dan energi kolektif dalam mengawali perjalanan perjurnalan tahun 2026.

“Ini adalah simbol bahwa kita berjalan bersama. Dengan kekompakan, kita optimistis jurnal-jurnal UIN Bukittinggi akan semakin kuat, profesional, dan diperhitungkan,” ujar Ketua Rumah Jurnal.

Rapat ini ditutup dengan diskusi terbuka yang membahas langkah-langkah strategis ke depan, termasuk penguatan kualitas artikel, konsistensi terbitan, dan peningkatan reputasi jurnal. Melalui forum ini, Rumah Jurnal UIN Bukittinggi menegaskan tekadnya untuk terus menjadi penggerak utama pengembangan publikasi ilmiah, sekaligus memperkuat posisi institusi di peta akademik nasional dan internasional.





#
Written by

Asrul Harahap

0 Comments


Post Comment