Bukittinggi — Dalam rangka meningkatkan mutu tata kelola jurnal ilmiah serta mempersiapkan proses akreditasi SINTA, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menyelenggarakan Workshop Akreditasi Jurnal SINTA pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini dilangsungkan di Gedung S, Ruang Cinema UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
Workshop ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Rizky Prasetya, S.Kom., M.Pd. dan Dr. Antomi Saregar, M.Si., M.Pd. Keduanya memberikan penguatan kepada para pengelola jurnal terkait strategi, persiapan teknis, serta pemahaman terhadap regulasi terbaru dalam pengelolaan jurnal ilmiah menuju akreditasi SINTA.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam penguatan ekosistem publikasi ilmiah di lingkungan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Melalui workshop tersebut, para pengelola jurnal dibekali pemahaman tentang standar akreditasi, kelengkapan administrasi, mutu artikel, tata kelola editorial, etika publikasi, serta aspek teknis yang harus diperhatikan dalam pengajuan akreditasi jurnal melalui sistem SINTA.
Dalam pemaparannya, Rizky Prasetya, S.Kom., M.Pd. menekankan pentingnya kesiapan teknis pengelolaan jurnal, terutama pada aspek kelengkapan website jurnal, konsistensi metadata, tampilan OJS, manajemen artikel, serta keteraturan proses editorial. Menurutnya, pengelolaan jurnal yang baik tidak hanya terlihat dari jumlah artikel yang diterbitkan, tetapi juga dari keteraturan sistem, kerapian data, dan konsistensi penerapan standar penerbitan ilmiah.
Sementara itu, Dr. Antomi Saregar, M.Si., M.Pd. memberikan penguatan mengenai strategi peningkatan kualitas jurnal dalam menghadapi akreditasi SINTA. Ia menjelaskan bahwa jurnal yang ingin memperoleh hasil akreditasi optimal harus memperhatikan substansi artikel, keberagaman penulis, kualitas reviewer, ketepatan fokus dan ruang lingkup, serta konsistensi penerbitan. Selain itu, pengelola jurnal juga perlu memahami perubahan aturan perjurnalan terbaru agar tidak tertinggal dalam proses akreditasi.
Workshop ini secara khusus bertujuan untuk mempersiapkan para pengelola jurnal dalam menghadapi akreditasi SINTA, terutama dengan adanya berbagai pembaruan aturan dalam dunia perjurnalan. Aturan-aturan terbaru tersebut menuntut pengelola jurnal untuk semakin profesional, transparan, dan konsisten dalam menjalankan proses editorial, mulai dari penerimaan naskah, proses review, penyuntingan, hingga penerbitan artikel.
Para peserta kegiatan mengikuti workshop dengan antusias. Dalam sesi diskusi, sejumlah pengelola jurnal menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam proses pengelolaan jurnal, seperti kelengkapan dokumen akreditasi, kendala teknis pada OJS, kualitas artikel masuk, proses review, hingga strategi peningkatan reputasi jurnal. Melalui forum ini, peserta mendapatkan arahan langsung dari pemateri mengenai langkah-langkah perbaikan yang dapat dilakukan sebelum mengajukan akreditasi.
Kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi bagi jurnal-jurnal di lingkungan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Setiap pengelola jurnal didorong untuk melakukan pemetaan terhadap kondisi jurnal masing-masing, baik dari sisi kekuatan, kelemahan, maupun aspek yang masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, workshop ini tidak hanya berfungsi sebagai forum pelatihan, tetapi juga sebagai wadah pendampingan dan penguatan mutu jurnal secara berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan Workshop Akreditasi Jurnal SINTA ini, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas jurnal ilmiah yang dikelola di lingkungan kampus. Akreditasi SINTA dipandang sebagai salah satu indikator penting dalam mengukur mutu jurnal nasional, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik institusi.
Ke depan, hasil dari workshop ini diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh seluruh pengelola jurnal melalui pembenahan dokumen, peningkatan mutu artikel, perbaikan sistem editorial, dan penyesuaian terhadap aturan perjurnalan terbaru. Dengan persiapan yang lebih matang, jurnal-jurnal di lingkungan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi diharapkan mampu meraih hasil akreditasi yang lebih baik dan semakin berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Workshop Akreditasi Jurnal SINTA ini menjadi momentum penting bagi pengelola jurnal untuk memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas tata kelola, serta membangun budaya publikasi ilmiah yang lebih unggul, kredibel, dan berdaya saing.
Written by
Khairul Amin
0 Comments